Selamat Datang Di Blog Mesuji Tersenyum
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

AKSELERASI TERCEPAT


MEGAH: Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. bersama Danrem 043 Garuda Hitam Kolonel (Inf.) Ibnu Darmawan yang didampingi Pj. Bupati Mesuji Ruswandi Hasan saat melihat miniatur perkantoran pemkab setempat di Kampung Sidomulyo kemarin.
MESUJI - Masyarakat Mesuji layak berbangga. Akselerasi pembangunan kantor Pemkab Mesuji paling cepat dibanding dua daerah otonomi baru (DOB) lainnya, yakni Pringsewu dan Tulangbawang Barat. Itu terbukti dengan sudah dimulainya proses pembangunan perkantoran Pemkab Mesuji. Target finishing-nya selama dua tahun terhitung peletakan batu pertama yang dicanangkan Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. kemarin.  Pembangunan kantor pemerintahan itu dianggarkan menelan dana Rp55.718.394.000.
Pada tahap awal ini, Pemkab Mesuji mengalokasikan dana sebesar Rp4,4 miliar untuk membangun kompleks perkantoran di atas lahan seluas 34,7 hektare (ha). Lahan tersebut merupakan hibah masyarakat Sidomulyo, Nipahkuning, Sungaibadak, dan Wiralaga.
Dengan dimulainya pembangunan perkantoran Pemkab Mesuji, kabupaten yang baru berusia setahun itu telah menunjukkan kemajuan signifikan. Kabupaten ini mampu mengalahkan dua DOB lainnya, yang belum memiliki kantor definitif. Padahal, pembentukan ketiga DOB itu secara bersamaan disahkan Kemendagri beberapa waktu lalu.
’’Ini merupakan suatu kebanggaan sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk menyukseskan pembangunan kantor Pemkab Mesuji sesuai harapan awal,” terang penjabat Bupati Mesuji Ruswandi Hasan kemarin.
Proses pembangunan perkantoran ini, lanjut Ruswandi, tidak mungkin dapat berjalan lancar tanpa peran serta dan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan elemen masyarakat di Mesuji.
’’Sehingga, kantor pemkab ini mampu menjadi sarana pelayanan yang maksimal kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomian sekaligus menjadi skala prioritas buat pemerataan pembangunan di Mesuji,” katanya.
Sementara, Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. memberikan apresiasi terhadap progres pemerintahan yang dilaksanakan Pemkab Mesuji selama ini. ’’Saya juga angkat topi kepada warga yang sudah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan kantor pemkab. Ini sangat jarang dilakukan warga perkotaan,” ujar Oedin, sapaan akrab gubernur, saat memberikan sambutan kemarin.
Karena itu, sambung Oedin, pihaknya meminta Pemkab Mesuji lebih mengutamakan lima asas dalam pelaksanaan pembangunan perkantoran tersebut. ’’Harus tepat anggaran, sasaran, aturan, administrasi, dan waktu. Sehingga, proses pembangunan ini bisa terhindar dari persoalan hukum,” imbaunya.
Menurut Oedin, topografi lahan perkantoran Pemkab Mesuji cukup strategis. ’’Selain memiliki danau, letak lahan perkantoran berada di jalur segitiga. Harapannya, masyarakat lebih mudah mengurus keperluannya di pemkab,” tambahnya.
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan kantor Pemkab Mesuji dipercepat sehari. Sebelumnya, Gubernur dijadwalkan meresmikan pembangunan perkantoran pemkab setempat pada hari ini (17/7). Pelaksanaan tetap berjalan lancar, meski hujan terus mengguyur kabupaten tersebut sejak pagi. (gan/adi)

Pemekaran Kabupaten Mesuji

MESUJI - Pemerintah Kabupaten Mesuji memastikan pembangunan pusat Ibu Kota Mesuji pada April 2010. Ini juga terkait dengan dihibahkannya tanah lokasi pembangunan perkantoran dari masyarakat dua kampung. ’’Jadi, rencananya pembangunan kantor Pemkab Mesuji Insya Allah dilaksanakan April 2010,” kata Penjabat (Pj.) Bupati Mesuji Ruswandi Hasan kemarin.

Jika tidak ada hal yang urgen, Ruswandi mengatakan berupaya memimpin langsung penyiapan lokasi yang kini masih ditanamai beberapa tanaman keras. Bahkan, Ruswandi telah menyiapkan untuk gotong-royong dalam membersihkan calon lahan perkantoran tersebut.
’’Gotong-royong di lokasi itu juga dilakukan untuk mempersiapkan penggarapan pembangunan yang akan dilaksanakan April 2010. Demi lancarnya pembangunan itu, berbagai persiapan telah dilakukan baik pengukuran lahan, pemotong kayu, maupun lainnya,” jelas Ruswandi.
Langkah lainnya, tambah Ruswandi, pihaknya juga telah membuat masterplan sebagai tata ruang di lokasi tersebut. Ini agar masyarakat mengetahui bangunan apa saja yang akan berdiri.
Pembuatan masterplan tersebut untuk menata letak bagunan agar pembangunannya lebih efisien dan rapi. ’’Sehingga pelaksanaan pada April dapat terlaksana secara maksimal. Pembuatan masterplan ini telah ditugaskan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU),” pungkas Ruswandi. (*)



”Pejabat daerah mengetahui kondisi geografis, monografis, maupun aspek lainnya. Ini menjadi modal utama untuk membangun sebuah daerah,” tukasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menekankan pejabat daerah tersebut haruslah sosok yang juga berperan terhadap pemekaran Kabupaten Mesuji. ”Jangan dari Bandarlampung atau Jakarta. Karena itu akan merusak semangat pembangunan,” ulasnya.

Agus menambahkan, jika diibaratkan bangunan, maka Kabupaten Mesuji kini dalam tahap membangun fondasi. Jika sejak awal fondasi yang dibangun rapuh, maka ke depan kabupaten ini pun tak dapat berdiri kokoh. ”Dari awal kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat. Bahwa, pemimpin kabupaten ini haruslah memiliki konsep yang matang. Ia mengerti situasi dan kondisi daerah,” katanya.

Saat disindir nama yang layak menduduki jabatan orang nomor satu di Kabupaten Mesuji tersebut, Agus enggan menyebutnya. ”Soal nama terserah Bupati-lah, karena bupati yang lebih mengerti. Apa kata bupati kita terima saja,” katanya seraya yakin nama yang akan diajukan Bupati Tuba DR. Abdurachman Sarbini, S.H., M.H., M.M., merupakan kebijakan yang tepat.

Untuk ini, ia tetap mengingatkan bupati maupun gubernur tetap mendengarkan aspirasi masyarakat. ”Masyarakat telah sepakat untuk menolak Pj. Bupati Mesuji yang merupakan pejabat luar daerah. Kami akan ajukan protes kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Karena untuk pembangunan kabupaten ini komponen masyarakat memiliki peranan penting di dalamnya. Kami tidak ingin semua menjadi sia-sia,” tandasnya. (*)

VISI DAN MISI KAB.MESUJI





Saat ini Kabupaten Mesuji dipimpin oleh Pj. Bupati Ruswandi Hasan.


Visi dan Misi Kabupaten Mesuji

30 01 2010
Visi
Terwujudnya masyarakat Mesuji yang beriman, cerdas dan mandiri, aman dan sejahtera melalui pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan.
Misi
  1. Menegakkan supremasi hukum dan melaksanakan pemerintahan yang baik dan berkualitas.
  2. Meningkatkan infrastruktur dan suprastruktur yang berkualitas dan membangun.
  3. Membangun ekonomi di pedesaan berbasis ekonomi kerakyatan dan penerapan teknologi tepat guna.
  4. Memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan.
  5. Melestarikan dan mengembangkan potensi budayadaerah seiring dengan pemantapan kehidupan beragama, sosial dan politik.
  6. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  7. Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat.


Mesuji

30 01 2010
Kabupaten Mesuji adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung, Indonesia. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto, pada tanggal 29 Oktober 2008.
Dasar pembentukan kabupaten ini adalah Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung.
Luas wilayah Kabupaten Mesuji yaitu 432,60 KM2 dengan jumlah penduduk sekitar 178.463 jiwa. Wilayahnya meliputi 7 kecamatan.